MAJENE – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Majene, Albar Mustar, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi kompas moral bagi masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.
Dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025, Albar mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali semangat kebangsaan yang berlandaskan gotong royong, toleransi, dan kejujuran di ruang publik digital.
“Media sosial adalah ruang baru perjuangan ideologi. Di sana kita diuji untuk tetap menjaga nilai-nilai Pancasila agar tidak tergantikan oleh paham lain,” ujarnya seusai mengikuti upacara peringatan di Halaman Pendopo Bupati Majene, Rabu 1 Oktober 2025 pagi.
Ia menambahkan, peran Diskominfo bukan hanya menyebarkan informasi pembangunan, tetapi juga memastikan konten publik tidak bertentangan dengan nilai kebangsaan.
Menurutnya, “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Maju” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk memperkuat persatuan di tengah perbedaan pandangan dan kepentingan.
“Jika masyarakat memahami Pancasila sebagai pedoman hidup, maka perbedaan akan menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan,” kata Albar.
Diskominfo Majene, lanjutnya, akan terus melakukan edukasi digital dan kampanye literasi informasi agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam perilaku masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kesaktian Pancasila bukan hanya diperingati, tapi dihayati dan diamalkan,” tutupnya.














