MAJENE – Kepala Diskominfo Majene, Albar Mustar, menilai tantangan utama komunikasi publik saat ini adalah penyebaran informasi yang tidak akurat atau menyesatkan.
Untuk itu, pihaknya memperkuat sistem diseminasi dan klarifikasi informasi berbasis data.
Ia menegaskan, setiap pemberitaan atau isu publik akan dikonfirmasi melalui kanal resmi Pemkab Majene. “Kami tidak ingin masyarakat bingung dengan kabar simpang siur,” ucapnya, Kamis 18 September 2025.
Diskominfo Majene, lanjutnya, memiliki mandat jelas dalam Perbup Nomor 56 Tahun 2016, yaitu menyusun dan melaksanakan kebijakan komunikasi publik serta pengelolaan hubungan media.
Selain bekerja sama dengan media lokal dan nasional, Diskominfo juga memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan informasi pemerintah daerah.
Menurut Albar, komunikasi publik yang kuat adalah kunci membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Setiap pesan pemerintah harus sampai dengan jelas, agar tidak ada ruang bagi hoaks,” tegasnya.














