Ketua DPRD Majene Ajak Warga Kibarkan Merah Putih, “Tunjukkan Semangat Kemerdekaan dan Kebanggaan sebagai Bangsa Indonesia”

  • Bagikan
Ketua DPRD Majene M. Idwar (Kanan) menyerahkan secara simbolik RANPERDA Tentang RPJMD Kabupaten Majene Tahun 2025 - 2029 dan RANPERDA Tentang Perubahan APBD Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2025 kepada Wakil Bupati Majene.

MAJENE – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 mendatang, Ketua DPRD Kabupaten Majene, M. Idwar, menyampaikan imbauan penting kepada seluruh warga di wilayah tersebut.

Ia mengajak segenap masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih di depan rumah, kantor, sekolah, hingga tempat-tempat umum, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan serta simbol kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Imbauan ini disampaikan M. Idwar dalam menyambut bulan kemerdekaan yang penuh makna.

Dengan nada penuh semangat, Ketua DPRD Majene ini menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menyemarakkan Hari Kemerdekaan, dimulai dari tindakan sederhana namun sarat makna, yakni mengibarkan bendera Merah Putih.

Menurut Idwar, pengibaran bendera Merah Putih bukanlah seremonial belaka. Ia mengandung nilai historis yang dalam, mengingatkan masyarakat pada betapa mahalnya harga sebuah kemerdekaan yang diperjuangkan dengan darah dan air mata oleh para pahlawan.

“Bendera Merah Putih bukan hanya selembar kain. Ia adalah simbol perjuangan, semangat persatuan, dan identitas kita sebagai bangsa Indonesia. Mari kita tunjukkan kebanggaan itu dengan mengibarkannya di setiap rumah, kantor, sekolah, dan lingkungan masing-masing,” tegas Idwar dalam keterangannya.

Imbauan ini berlaku sepanjang bulan Agustus, dengan harapan seluruh warga Majene dapat memeriahkan suasana kemerdekaan di berbagai pelosok desa dan kelurahan. Bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga sebagai momentum memperkuat rasa nasionalisme dan cinta tanah air di tengah kehidupan bermasyarakat yang dinamis.

Ketua DPRD juga mengapresiasi semangat warga Majene yang setiap tahunnya antusias dalam menyambut Hari Kemerdekaan. Dari kegiatan kerja bakti, pemasangan umbul-umbul, hingga peringatan upacara 17 Agustus, seluruh elemen masyarakat selalu menunjukkan semangat gotong royong yang khas.

Namun, menurutnya, mengibarkan bendera adalah bentuk paling dasar sekaligus paling simbolik dari partisipasi warga dalam perayaan kemerdekaan.

“Saya percaya masyarakat Majene punya semangat nasionalisme yang tinggi. Tapi mari kita wujudkan itu dalam tindakan nyata. Bendera di depan rumah Anda adalah pernyataan bahwa Anda bagian dari Indonesia yang merdeka dan berdaulat,” lanjutnya.

Dalam momentum kemerdekaan ini, Idwar juga mengajak seluruh aparatur pemerintah, guru, pelajar, pemuda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk menjadi teladan dalam menggerakkan semangat kemerdekaan. Ia berharap pengibaran bendera tidak hanya dilakukan sebagai rutinitas tahunan, tetapi benar-benar dimaknai sebagai tanggung jawab moral dan kebangsaan.

“Generasi muda hari ini adalah penerus cita-cita kemerdekaan. Kita harus wariskan semangat cinta tanah air, salah satunya lewat hal-hal kecil seperti mengibarkan bendera. Ini bentuk konkret dari nasionalisme,” katanya.

Ia juga meminta seluruh kepala desa dan lurah untuk memastikan wilayahnya turut serta dalam gerakan pengibaran bendera, sekaligus memonitor dan mendorong warga agar tidak melewatkan momen penting ini.

Pemerintah Kabupaten Majene sendiri telah menyusun berbagai agenda dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, seperti upacara puncak kemerdekaan. Dukungan penuh dari DPRD Majene menjadi sinyal kuat bahwa semangat kemerdekaan menjadi urusan bersama, tidak hanya milik pemerintah, tetapi juga masyarakat luas.

“Momentum Agustus harus menjadi ruang untuk menegaskan kembali siapa kita, bangsa besar yang berdiri karena semangat kebersamaan. Bendera Merah Putih adalah manifestasi dari semangat itu,” ujar M. Idwar.

Imbauan Ketua DPRD Majene ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejumlah warga mulai terlihat memasang bendera di depan rumah mereka sejak awal Agustus. Jalanan mulai dipenuhi warna merah putih, membawa suasana nasionalisme yang khas setiap tahun.

“Kami sudah pasang bendera sejak tanggal 1 Agustus. Memang sudah jadi kebiasaan, tapi kalau ada imbauan dari Ketua DPRD, makin semangat lagi,” ujar Amiruddin, seorang warga di Kelurahan Pangali-ali.

Hal senada disampaikan oleh kepala sekolah di salah satu SMP di Majene, yang mengaku telah menginstruksikan seluruh siswa dan guru untuk mengibarkan bendera di rumah masing-masing serta menghiasi sekolah dengan nuansa kemerdekaan.

“Ini bagian dari pendidikan karakter. Kami ingin anak-anak memahami bahwa kemerdekaan itu diperjuangkan. Mereka harus belajar menghargai itu,” katanya.

Di tengah dinamika kehidupan sosial dan tantangan pembangunan daerah, imbauan dari Ketua DPRD Majene ini hadir sebagai pengingat bahwa semangat kebangsaan harus senantiasa dijaga dan diwariskan.

Dengan berkibarnya bendera Merah Putih di seluruh penjuru Kabupaten Majene, harapannya bukan hanya suasana meriah yang tercipta, tapi juga semangat kebersamaan, kecintaan terhadap bangsa, serta komitmen untuk terus menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif dan bermakna.

Penulis: ArdiEditor: Tim Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *