MAJENE – Pemerintah Kabupaten Majene terus mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik.
Kepala Diskominfo Majene, Albar Mustar, menyebut pihaknya sedang mengakselerasi persiapan penerapan e-Government dan Smart City sesuai dengan mandat Permen Kominfo Nomor 8 Tahun 2019.
Menurutnya, penerapan sistem pemerintahan berbasis digital bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal perubahan paradigma pelayanan publik.
“Kita ingin birokrasi menjadi lebih cepat, efisien, dan transparan,” katanya, Rabu 17 September 2025.
Diskominfo Majene, lanjut Albar, memiliki fungsi penting dalam pengelolaan infrastruktur TIK pemerintah daerah, mulai dari jaringan internet, data center, hingga aplikasi pelayanan publik.
Ia menekankan bahwa digitalisasi pemerintahan akan mempercepat integrasi data lintas OPD sesuai arahan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
Selain itu, Diskominfo Majene juga terus memberikan pembinaan teknis kepada perangkat daerah agar mampu mengelola sistem informasi yang aman dan efisien.
“Transformasi digital adalah langkah nyata Majene menuju tata kelola pemerintahan yang modern,” tutupnya.














