Warga di Pasar Pekkabata Polman Ricuh Akibat Sengketa Lahan

  • Bagikan

POLMAN – Dua kelompok warga di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar) nyaris terlibat kericuhan dipicu adanya sengketa lahan, Sabtu 22 Februari 2025.

Awal mula keributan adu mulut terjadi saat salah satu pihak hendak membongkar lapak pedagang. Pembongkaran itu rencananya menggunakan alat berat satu unit ekskavator.

Kios pedagang ayam potong berjejer hendak dikosongkan itu mendapat perlawanan.

Suasana di lokasi pun sempat tegang, kedua belah pihak saling adu mulut saat ekskavator mulai digerakkan.

Pedagang ayam potong emak-emak bahkan nekat hadang ekskavator saat bergerak ke lapaknya.

Beruntung pihak kepolisian dari Mapolres Polman segera datang kelokasi untuk melerai dua belah pihak.

Wakapolres Polman, Kompol Kemas Aidil Fitri mengatakan ketegangan antara warga terjadi karena adanya sengketa lahan.

“Adanya sengketa lahan antara ahli waris Baco Commo dengan ahli waris Hj Sumrah, perkara perdata sudah cukup lama,” kata Kompol Kemas Aidil Fitri kepada wartawan.

Dia menjelaskan salah satu ahli waris tanpa memberikan pemberitahuan hendak mengosongkan lahan dengan alat berat.

Sehingga pihak kepolisian langsung bergerak cepat menurunkan personel pengamanan.

Ketegangan pun sempat terjadi saat dua ahli waris saling berhadapan atas sengketa lahan tersebut.

“Kita kerahkan personel pengamanan dengan harapan dapat meredam situasi agar ketertiban masyarakat tetap terjaga,” ungkapnya.

Dia menyebut warga nyaris ricuh disebabkan keinginan salah satu pihak untuk mengosongkan lahan.

Sementara pihak yang menduduki lahan tersebut sempat memberikan perlawanan untuk bertahan.

Kemas Aidil Fitri menambahkan masalah ini akan segera di koordinasikan dengan melibatkan sejumlah pihak.

“Kita akan koordinasikan dengan dua belah pihak, melibatkan Kejaksaan Negeri, unsur DPRD untuk mengetahui permasalahan sengketa ini,” lanjutnya.

Dia mengimbau kepada kedua pihak agar tetap menahan diri, mematuhi peraturan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini dibuat personel Polres Polman masih bersiaga di lokasi sengketa lahan tersebut.


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *