10 Paket Pekerjaan di Dinas PUPR Majene Kekurangan Volume Senilai Rp548.146.374,10

  • Bagikan

MAJENE – Terdapat kekurangan volume atas sepuluh paket pekerjaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene senilai Rp548.146.374,10.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Jaringan Pemerhati Kebijakan Pemerintah Daerah (JAPKEPDA) Juniardi, kepada sejumlah awak media, Kamis 20 Juni 2024.

Juniardi menjelaskan, temuan tersebut termuat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan Terhadap Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Pemerintah Kabupaten Majene Tahun 2023 Nomor 12.B/LHP/XIX.MAM/05/2024, tanggal 14 Mei 2024.

Dari data yang ada, Dinas PUPR Majene merealisasikan Belanja Modal-Gedung dan Bangunan senilai Rp3.657.525.516,00 atau 87,71 % dari anggaran senilai Rp4.170.000.000,00.

Selain itu, kata Juniardi, pada Dinas PUPR Majene juga terdapat Belanja Modal-Jalan, Irigasi, dan Jaringan senilai Rp29.845.364.758,00 atau 75,32 % dari anggaran senilai Rp39.624.214.000,00. 

“Hasil pemeriksaan secara uji petik atas pekerjaan Belanja Modal-Gedung dan Bangunan dan Belanja Modal-Jalan, Irigasi, dan Jaringan yang dilakukan, terdapat kekurangan volume senilai Rp548.146.374,10 pada sepuluh paket pekerjaan,” sebut pria yang akrab disapa Jun, pada Kamis 20 Juni 2024.

Adapun sepuluh paket pekerjaan yang kekurangan volume dan kelebihan pembayaran menjadi temuan BPK adalah Penataan Halaman Masjid Agung Ilaikal Mashir, pekerjaan lanjutan rehab rumah jabatan, penanganan long segment jalan ruas Leppe-Lembang, penanganan long segment jalan ruas Pangale-Tamo, pekerjaan pembangunan jalan SPN Polda Sulbar, penanganan long segment jalan ruas Barane-Tamo, pembangunan jalan rabat Beton Kelurahan Baruga, pembangunan jalan rabat beton Galung Paara, pembangunan jalan rabat beton Lingkungan Sondong Kelurahan Baruga Dhua, pembangunan jalan rabat beton Lingkungan Puawang.

Dari sepuluh paket pekerjaan yang mengalami kekurangan volume tersebut, sebut Jun, nilai kekurangan volume sebesar Rp141.414.737,98 pada dua paket dengan akun belanja modal gedung dan bangunan.

Sementara, kekurangan volume senilai Rp406.731.636,12 terdapat pada delapan paket dengan akun belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *