MAJENE – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi, kali ini sebuah mobil dump truck tangki bermuatan minyak goreng menabrak sebuah rumah sekaligus warung di Tambulang Bulang, Kelurahan Lamungan Batu, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Sabtu (26/11/22).
Saat kejadian, didalam bangunan tersebut terdapat 3 orang. Satu orang diantarnya adalah anak-anak, beruntung kendaraan tidak menghantam kamar pemilik rumah sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut
Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian melalui Kapolsek Malunda Iptu Irene Martina Rumaropen membenarkan kejadian tersebut, “ Kejadiannya sekitar pukul 05.36 pagi, dump truck bernomor polisi DC 8440 XD menabrak sebuah rumah warung yang mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan bangunan,” tuturnya.
Kendaraan tersebut muatannya dalam keadaan kosong yang dikemudikan oleh Muh. Fahry (20) warga asal Tasiu, Kabupaten Mamuju bersama Andi Ilham warga asal Perumahan Antang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dari arah Majene menuju kabupaten Mamuju.
Personil Polsek Malunda Polres Majene yang langsung mendatangi lokasi kejadian, langsung mengamankan barang bukti serta mengumpulkan keterangan saksi dilokasi kejadian termasuk pemilik rumah bernama Rahmat yang menjadi korban dari kecelakaan tersebut.
“Sesaat setelah kendaraan menabrak rumah warung tersebut, korban langsung kami evakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan medis, dan hingga saat ini salah satu dari pengemudi truk atas nama Andi Ilham tidak sadarkan diri,” terang Irene.
Walau pun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp 20 juta.
Sementara itu, Kanit Laka Polres Majene Bripka Victor Tandiallo yang mendatangi lokasi kejadian menjelaskan, bahwa penyebab kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan namun dugaan awal diakibatkan oleh pengemudi yang kehilangan kendali atas kendaraannya (out control) sehingga menabrak rumah dan warung di pinggir jalan trans Sulawesi.
“Kendaraan tersebut telah kami amankan untuk selanjutnya dilakukan proses penyidikan,” tutup Bripka Victor.














