MAJENE – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Marendeng Majene kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan profesional melalui pelaksanaan kegiatan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi S1 Keperawatan Tahun Ajaran 2025/2026.
Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Aula STIKes Marendeng Majene, dengan suasana yang penuh khidmat dan semangat pengabdian.

Sebanyak 27 mahasiswa peserta KKN secara resmi dilepas untuk menjalankan program pengabdian masyarakat sebagai bagian dari proses pembelajaran akademik sekaligus implementasi ilmu keperawatan secara langsung di lapangan.
Acara pelepasan ini dihadiri langsung oleh Ketua STIKes Marendeng Majene, para dosen, serta seluruh staf kampus. Kehadiran civitas akademika menegaskan pentingnya kegiatan KKN sebagai salah satu bentuk nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

Mahasiswa yang akan terjun ke lokasi KKN tampak antusias sekaligus siap mengemban tanggung jawab untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, memberikan edukasi kesehatan, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah penempatan masing-masing.
Pelepasan mahasiswa dilakukan secara resmi oleh Ketua STIKes Marendeng Majene, Raehan, S.ST., M.Keb, yang dalam sambutannya memberikan pesan tegas namun penuh motivasi kepada seluruh peserta.
Beliau menekankan bahwa KKN bukan hanya sekadar kegiatan formal akademik, melainkan juga wadah pembentukan karakter mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan yang beretika dan berintegritas.
“Selama berada di lokasi KKN, saya berpesan agar mahasiswa tetap mengutamakan etika, menjaga sikap, serta menjaga nama baik almamater kampus kita,” ujar Ketua STIKes Marendeng Majene.
Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa mahasiswa membawa identitas institusi dan harus mampu menunjukkan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keperawatan, profesionalisme, serta budaya akademik yang baik.
Selain Ketua Kampus, sambutan juga disampaikan oleh Ns. Pattola, M.Kes, selaku Ketua Panitia Pelaksana KKN.
Dalam arahannya, beliau meminta mahasiswa untuk menjalankan program dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kekompakan selama berada di lokasi pengabdian.
“Dalam pelaksanaan KKN ini, saya mohon kepada seluruh mahasiswa agar tetap mematuhi peraturan, tetap kompak dalam menjalankan KKN, dan yang paling utama menjaga nama baik almamater kita serta nama baik kampus STIKes Marendeng Majene,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari program yang dilaksanakan, tetapi juga dari kedisiplinan, kerja sama tim, serta kemampuan mahasiswa beradaptasi dengan masyarakat.
Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu program strategis yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menghadapi persoalan nyata di masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu, Mengaplikasikan ilmu keperawatan secara langsung. Memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Meningkatkan keterampilan komunikasi dan pelayanan. Membentuk sikap profesional dan empati sosial
STIKes Marendeng Majene berharap program ini dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk semakin siap menghadapi dunia kerja sebagai perawat yang kompeten dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dengan dilepasnya 27 mahasiswa tersebut, STIKes Marendeng Majene menaruh harapan besar agar seluruh peserta mampu menjalankan tugas pengabdian dengan baik, menjaga citra kampus, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan pelepasan ini menjadi awal dari perjalanan penting mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas diri, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat di Kabupaten Majene dan sekitarnya.














