MAJENE – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majene memastikan belum ada calon jamaah haji (CJH) di daerah ini yang mundur pasca kenaikan biaya haji.
“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada ( calon jamaah haji mundur),” kata Kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kemenag Majene,Muslim kepada wartawan, Kamis (16/2/2023).
Biaya haji tahun 2023 telah disepakati pemerintah naik menjadi Rp49,8 juta per jemaah.
Kesepakatan itu dilakukan rapat antara panitia kerja Komisi VIII DPR RI dan panitia kerja pemerintah Rabu 15 Februari 2023.
Biaya haji 2023 itu lebih besar dari biaya haji 2022 Rp 39,8 juta.
Menurut Muslim kenaikan biaya perjalanan haji tidak terlalu signifikan.
Biaya ini justru mengalami penurunan dibanding usulan awal Rp 69.193.733.
Sekedar diketahui daftar tunggu haji di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat mencapai 4.500 sampai 5.000 orang.
Sehingga warga yang mendaftar haji tahun ini, diperkirakan baru akan berangkat 20 tahun ke depan.
” Sekitar 4500 sampai 5000 pendaftar, masa antrian 20 tahun klo nda salah,” ujarnya.













