Majene — Aksi kemanusiaan kembali menggema di lingkungan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Melalui sinergi bersama Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Polewali Mandar, kegiatan donor darah sukses digelar di Fakultas Kedokteran Unsulbar, Rabu 15 April 2026.
Kegiatan ini disambut antusias oleh civitas akademika, khususnya mahasiswa, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan darah yang terus meningkat di Sulawesi Barat.
Direktur UDD PMI Polewali Mandar, dr. Kasriana Kasman., MARS., FISQua, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi sangat penting karena UDD PMI Polman merupakan satu-satunya unit donor darah yang melayani seluruh wilayah Sulawesi Barat.
“Kegiatan ini bukan hanya membantu memenuhi stok darah, tetapi juga membangun kesadaran kemanusiaan, terutama di kalangan mahasiswa,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa pada awalnya pihaknya sempat mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan melaksanakan donor darah di Unsulbar. Pasalnya, wilayah layanan UDD PMI Polman juga mencakup daerah lain, termasuk Majene.
Namun setelah dilakukan komunikasi intensif dan penjelasan kepada pihak kampus, respons Unsulbar justru melampaui ekspektasi.
“Alhamdulillah, pihak kampus menyambut dengan sangat baik. Bahkan Rektor menyampaikan harapan agar kegiatan donor darah ini bisa dilaksanakan secara rutin, minimal setiap dua atau tiga bulan sekali,” ungkap dr. Kasriana.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Rektor Unsulbar Prof. Dr. Muhammad Abdy, S.Si., M.Si yang menilai donor darah merupakan gerakan sosial yang perlu dijadwalkan secara berkelanjutan.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharu, yang turut mendorong agar kegiatan donor darah di Unsulbar dapat dibuat lebih terstruktur dan terjadwal.
Menurut dr. Kasriana, donor darah bukan hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi edukasi penting bagi generasi muda tentang nilai-nilai solidaritas sosial.
“Darah tidak bisa digantikan oleh obat apapun. Satu-satunya cara adalah melalui donor darah dari manusia ke manusia,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Unsulbar dan UDD PMI Polewali Mandar berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus berlanjut, sekaligus mendorong mahasiswa agar aktif menjadi pendonor darah secara rutin.
Kegiatan donor darah ini pun menjadi simbol bahwa kampus tidak hanya berperan dalam dunia akademik, tetapi juga menjadi pusat penggerak kemanusiaan yang nyata di tengah masyarakat.













