Debat Publik Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Majene Menarik Antusiasme Warga

  • Bagikan

MAJENE – Gedung Assamalewuang di Kabupaten Majene dipadati oleh ribuan pasang mata yang menanti debat publik kedua calon bupati dan wakil bupati yang diselenggarakan pada Senin, 18 November 2024. 

Debat publik ini diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene sebagai bagian dari tahapan kampanye menjelang pemilihan kepala daerah yang semakin dekat.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Majene, Munawir, menegaskan bahwa debat publik memiliki peran strategis dalam memberikan ruang kepada para calon untuk memaparkan visi, misi, serta program kerja mereka. 

“Debat publik ini adalah salah satu fasilitas dari KPU untuk memfasilitasi tahapan kampanye. Kami berharap masyarakat Majene dapat memahami visi dan misi para calon dengan lebih jelas sehingga bisa menentukan pilihannya dengan tepat,” ujar Munawir dari atas podium 

Munawir juga menyoroti antusiasme masyarakat yang kian meningkat dalam mengikuti rangkaian debat publik ini.

Berdasarkan data pada debat publik pertama, tercatat ada lebih dari 27 ribu orang yang menyaksikan acara tersebut. Antusiasme warga terlihat semakin besar di hari-hari berikutnya, di mana jumlah penonton mencapai lebih dari 30 ribu orang.

“Untuk debat kali ini, sesuai data terbaru yang kami pantau, ada sekitar 39.000 penonton yang menyaksikan secara langsung maupun melalui siaran daring. Angka ini sangat menggembirakan dan diharapkan berbanding lurus dengan partisipasi masyarakat pada hari pemilihan nanti,” ungkap Munawir.

Ia menambahkan, jika diasumsikan ada sekitar 50 ribu penonton dari total 126 ribu Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Majene, berarti hampir setengah dari jumlah pemilih sudah mengikuti debat publik ini. 

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat tertarik dan peduli terhadap masa depan Kabupaten Majene. Harapannya, mereka yang menonton ini juga menyampaikan informasi yang diperoleh kepada rekan dan keluarga, sehingga informasi tentang visi misi calon semakin meluas,” tambahnya.

Munawir menyampaikan harapan besar agar debat publik ini bisa menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin mantap menentukan pilihan. 

“Kehadiran mereka di TPS nanti akan sangat berarti dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Majene ke depan. Kami ingin memastikan bahwa pesan dan gagasan dari para calon tersampaikan secara maksimal,” ucapnya.

Dalam debat kali ini, para calon membahas berbagai isu krusial yang tengah dihadapi Kabupaten Majene, seperti peningkatan kualitas pendidikan, akses pelayanan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Para kandidat juga berusaha menunjukkan solusi yang mereka tawarkan guna mengatasi berbagai tantangan di Majene, dengan harapan dapat memberikan perubahan positif.

Rangkaian debat publik ini, selain disaksikan secara langsung, juga ditonton secara daring oleh warga Majene yang tidak dapat hadir langsung di lokasi. 

Sejumlah warga di berbagai kecamatan bahkan mengadakan acara nonton bareng sebagai bentuk dukungan dan antusiasme dalam menyambut pemimpin baru mereka.

Para calon diharapkan dapat memberikan paparan yang jelas dan transparan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik bagi masyarakat, agar dapat menentukan pilihannya dengan lebih matang. 

KPU Majene berharap, seluruh proses ini akan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, tidak hanya pada tahap kampanye, tetapi juga pada saat pemilihan nanti.

Debat publik kedua ini menandai langkah penting menuju pemilihan kepala daerah di Kabupaten Majene yang akan berlangsung dalam waktu dekat. 

Ketua KPU Majene, Munawir, mengingatkan seluruh warga untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dan partisipasi aktif mereka demi masa depan Kabupaten Majene yang lebih baik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *