8 Hari Krisis Air PDAM di Mamuju Tak Mengalir, Pompa Instalasi Patidi 1 Masih Diservis di Makassar

  • Bagikan

MAMUJU – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Hingga Minggu (22/2/2026), warga tercatat sudah mengalami kesulitan akses air bersih selama 8 hari berturut-turut.

Kondisi ini dipicu kerusakan teknis pada Instalasi Pati’di 1, yakni hangusnya gulungan pompa celup 20.

Akibatnya, distribusi air ke ribuan pelanggan PDAM Tirta Manakarra terhenti total atau hanya mengalir dengan debit yang sangat terbatas.

Sejumlah wilayah yang mengalami gangguan distribusi air meliputi Jl. Jenderal Sudirman, Jl. Gatot Subroto, Jl. RE Martadinata, Kompleks Graha Nusa 1-5, Grand Madani dan Pantai Indah Simbor, Wilayah Nelayan dan BTN Masannang 4 serta sekitarnya.

Pihak PDAM Tirta Manakarra mengatakan telah mengupayakan pendistribusian air bantuan melalui mobil tangki yang bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mamuju.

Meski bantuan tangki air dikabarkan telah berjalan, beberapa titik belum tersentuh bantuan sama sekali.

Kepala Bidang Teknik PDAM Tirta Manakarra menjelaskan kendala utama lamanya perbaikan adalah lokasi servis alat yang berada di luar Sulbar.

Pompa yang rusak tersebut saat ini sedang dalam proses perbaikan di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Pompanya diperbaiki di Makassar. Jika alatnya tiba besok, kami akan langsung melakukan pengerjaan fisik di lokasi,” ungkapnya, saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).

Pihak PDAM memprediksi normalisasi distribusi air ke rumah pelanggan baru bisa terwujud sepenuhnya pada pekan depan, tergantung pada kelancaran proses pemasangan kembali mesin pompa tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *