MAJENE – Kesehatan ibu dan bayi merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Perhatian terhadap keduanya membutuhkan pelayanan yang berkesinambungan sejak masa kehamilan hingga setelah persalinan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Majene melalui jajaran pelayanan kesehatan terus memiliki peran penting dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan bayi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Dra. Hj. Yuliani, M.Adm.Pemb., menjadi bagian dari kepemimpinan sektor kesehatan yang mendorong peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Masa kehamilan membutuhkan perhatian khusus karena ibu dan janin mengalami berbagai perubahan yang memerlukan pemantauan kesehatan secara teratur.
Pemeriksaan kehamilan membantu tenaga kesehatan memantau kondisi ibu dan janin sekaligus mengenali kemungkinan risiko yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Kelas ibu hamil juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan calon ibu mengenai kehamilan, persalinan, masa nifas, serta perawatan bayi baru lahir.
Keterlibatan pasangan dan keluarga menjadi penting agar ibu hamil memperoleh dukungan yang memadai selama menjalani proses kehamilan.
“Setelah persalinan, perhatian terhadap kesehatan ibu dan bayi tetap diperlukan melalui pemantauan, pemberian ASI, serta edukasi perawatan bayi,” sebut Hj. Yuliani, Rabu 4 November 2026.
Pengetahuan mengenai tanda bahaya pada ibu dan bayi juga membantu keluarga mengambil keputusan lebih cepat ketika membutuhkan pertolongan tenaga kesehatan.
Melalui penguatan pelayanan maternal dan neonatal, Dinas Kesehatan Kabupaten Majene diharapkan terus mendukung terwujudnya ibu sehat, bayi sehat, dan keluarga yang lebih siap menghadapi masa depan.













