MAJENE – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Majene Habibi Azis menyebutkan dana stimulan gempa tahap dua diupayakan cair November 2024.
Pjs Bupati Majene Habibi Azis mengatakan, dana stimulan gempa tahap dua sempat tertunda karena adanya penyesuaian di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Desa Mekatta di Kabupaten Majene, merupakan titik pusat gempa bumi yang terjadi pada 15 Januari 2021 lalu.
Gempa tersebut membuat puluhan korban meninggal dunia, serta rumah mereka rata dengan tanah.
“Semoga bulan November 2024 ini, uangnya sudah cair dan bisa segera direalisasikan ke masyarakat yang terkena dampak gempa stimulan,” kata Habibi Azis kepada wartawan.
Adapun jumlah usulan penerima bantuan sebanyak 4.089 unit rumah dengan rincian sebagai berikut:
1. Rumah rusak berat 416 unit
2. Rumah rusak sedang 786 unit
3. Rumah rusak ringan 2.887 unit
Lebih lanjut Pjs Habibi Azis mengatakan, bupati dan wakil bupati defenitif sudah berkoordinasi dengan BNPB sebelum mereka cuti di masa Pilkada serentak.
Ia menambahkan semua berkas sudah lengkap, pihaknya tinggal segera melakukan persiapan untuk penyaluran dana stimulan kepada warga jika uangnya sudah cair.
Adapun dana yang diusulkan ini senilai Rp 91 milliar untuk Kabupaten Majene.
Sementara itu BPBD Kabupaten Majene, bulan lalu dikabarkan telah selesai membuat rekening untuk pencairan dana stimulan gempa tahap dua tersebut.(ADV)














