SENDANA – Komitmen mendukung program unggulan Pemerintah Kabupaten Majene, Majene Mappaccing, terus ditunjukkan jajaran UPTD Puskesmas Sendana I. Tidak sekadar menjalankan rutinitas pelayanan kesehatan, tim medis Puskesmas Sendana I turut mengambil bagian nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman melalui aksi bersih-bersih serentak di wilayah Kecamatan Sendana.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Majene dengan melibatkan seluruh jajaran tenaga kesehatan. Aksi kebersihan ini berlangsung secara serentak di sejumlah wilayah Kecamatan Sendana, termasuk lingkungan Puskesmas Pembantu (Pustu), sebagai bentuk gerakan bersama membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dipimpin langsung Kepala UPTD Puskesmas Sendana I, Erwin, S.Kep., Ners., kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Seluruh tenaga medis dan jajaran terkait bergerak membersihkan lingkungan kerja, menata kawasan pelayanan, serta memastikan fasilitas kesehatan tetap dalam kondisi bersih dan nyaman bagi masyarakat yang datang memperoleh pelayanan.
Bagi Puskesmas Sendana I, menjaga kebersihan bukan hanya persoalan estetika atau membuat lingkungan terlihat indah. Lebih dari itu, kebersihan merupakan bagian penting dari upaya pencegahan penyakit, pengendalian risiko kesehatan lingkungan, serta menciptakan suasana pelayanan yang mendukung kenyamanan pasien maupun tenaga kesehatan.
Menariknya, aksi tersebut tidak berhenti pada kegiatan membersihkan halaman dan lingkungan fasilitas kesehatan. Puskesmas Sendana I juga menghadirkan inovasi ramah lingkungan dengan memanfaatkan galon bekas atau galon rusak yang sudah tidak digunakan menjadi wadah budidaya tanaman herbal.
Galon-galon bekas tersebut disulap menjadi media tanam yang memiliki nilai guna, sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi sampah yang berpotensi mencemari lingkungan. Dengan kreativitas sederhana, barang yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini dapat dimanfaatkan untuk memperindah kawasan Puskesmas sekaligus mendukung penghijauan.
Pemanfaatan galon bekas sebagai kebun herbal menjadi salah satu bentuk penerapan prinsip daur ulang dan pengelolaan sampah berbasis kreativitas. Inovasi ini juga memperlihatkan bahwa gerakan menjaga lingkungan tidak selalu membutuhkan biaya besar, tetapi dapat dimulai dari langkah sederhana dengan memanfaatkan barang-barang yang tersedia di sekitar.
Kehadiran tanaman herbal di lingkungan Puskesmas turut memberikan nilai tambah. Selain mempercantik kawasan fasilitas kesehatan, tanaman tersebut dapat menjadi sarana edukasi mengenai pemanfaatan tanaman berkhasiat serta memperkenalkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan produktif dan berkelanjutan.
Kepala UPTD Puskesmas Sendana I, Erwin, S.Kep., Ners., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran tenaga medis yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan seluruh tim menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di lingkungan Puskesmas Sendana I.
“Kegiatan bersih-bersih ini dilaksanakan secara serentak se-Kecamatan Sendana hingga ke Pustu. Selain itu, kami juga melakukan pemanfaatan galon bekas untuk penanaman tanaman obat herbal,” ungkap Erwin, pada Sabtu 31 Oktober 2026.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program Majene Mappaccing yang mengedepankan kebersihan, keindahan, dan kepedulian lingkungan. Puskesmas sebagai institusi pelayanan kesehatan diharapkan mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat.
Menurut Erwin, lingkungan fasilitas kesehatan yang bersih dan tertata menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas. Karena itu, gerakan kebersihan dan penghijauan perlu terus dilakukan secara konsisten, bukan hanya ketika ada kegiatan serentak atau program tertentu.
Aksi Puskesmas Sendana I ini sekaligus menjadi gambaran bahwa dukungan terhadap pembangunan daerah dapat diwujudkan melalui tindakan nyata di lingkungan masing-masing. Melalui kolaborasi tenaga kesehatan, kreativitas pengelolaan sampah, dan kepedulian terhadap lingkungan, semangat Majene Mappaccing terus diperkuat dari sektor pelayanan kesehatan.
Dengan kegiatan bersih serentak dan inovasi kebun herbal berbahan galon bekas, Puskesmas Sendana I berharap dapat menumbuhkan budaya menjaga kebersihan serta menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Sebuah langkah sederhana, tetapi memiliki makna besar dalam mewujudkan Majene yang bersih, sehat, asri, dan produktif.













