MATENG – Pedagang atau pelaku UMKM di Wisata Bahari Polo Pantai, Desa Lamba-Lamba, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) merasakan berkah libur lebaran idul fitri 1446 hijriah.
Di momentum libur lebaran, sejumlah pedagang meraup rezeki hingga jutaan rupiah.
Hal itu dikarenakan, banyaknya pengunjung memanfaatkan momen libur untuk berwisata ke Polo Pantai.
Pantauan pada Minggu 6 April 2025, pengunjung tumpah ruah di wisata membuat jualan pedagang di tempat wisata laris manis.
Salah seorang pedagang, Kiki (23) mengaku pendapatan hasil jualannya di libur lebaran meningkat dibandingkan hari biasanya.
“Alhamdulillah, pendapatan saya pasca libur lebaran ini lumayan meningkat kak,” ujar Kiki kepada awak media, saat ditemui di lokasi, Minggu (6/4/2025).
Ia membeberkan, di hari pertama pasca lebaran, hasil penjualan sekitar Rp2 jutaan.
Kemudian, di hari kedua dan seterusnya hingga hari ini, Minggu (6/4/2025) omzetnya lebih diatas lagi.
“Kalau dihitung- hitung untuk hasil penjualan saya mulai hari pertama pasca lebaran sampai hari ini, jika di total sekitar 15 juta,” terangnya.
Kiki mengaku, jika libur lebaran kali ini pengunjung di wisata membludak, sehingga pedagang kecipratan berkahnya.
“Dibandingkan dengan hari-hari biasanya, hasil penjualan hanya sekitar ratusan ribu tetapi kami tetap bersyukur,” ucapnya.
Adapun menu kuliner di sediakan Kiki yakni jepa, bakso dan beberapa jenis minuman dingin.
“Untuk harganya sendiri kalau untuk jepa perporsi di banderol 15 ribu, sama dengan harga bakso,” jelasnya.
Adapun pentol dan sejenisnya, mulai harga seribuan hingga belasan ribu, tergantung selera pembeli.
Sementara, minuman dingin di jual mulai harga Rp5 ribu hingga Rp10 ribu.
Hal senada disampaikan, Mariana salah satu penjual di wisata Polo Pantai.
Ia mengaku, hasil penjualannya juga meningkat di musim libur lebaran.
“Alhamdulillah pengunjung di wisata banyak, hasil jualan saya di hari pertama itu di angka Rp1,5 juta,” cetusnya.
Hingga hari ke tujuh pasca lebaran, dirinya terus meraup untung hingga jutaan rupiah.
“Kalau di total hingga hari ini, omzet saya sekitar Rp8 juta hingga Rp10 juta,” pungkasnya.













