Kemenkumham Sulbar Komitmen Bantu Pemkab Majene Garap Potensi Garam

  • Bagikan

MAJENE – Kemenkumham Sulbar melakukan sosialisasi sekaligus penjajakan pembentukan one village one brand dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene, Selasa (4/4/2023).

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Sulbar, Rahendro Jati bersama tim menyatakan bahwa potensi si garam di lingkungan Barane sangat bagus sekali dan dapat menjadi penopang swasembada garam.

Kadivyankumham Sulbar dan tim bertemu langsung dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Majene, Ichwanti membahas pembentukan one village one brand untuk pemasaran garam dan potensi Indikasi Geografis (IG) garam Barane Majene.

“Kemenkumham Sulbar ini mengajak Ibu Kepala Dinas untuk lebih serius menggarap pasar garam dengan membentuk merek kolektif bagi para petani garam yang ada di Barane” ujar Rahendro Jati.

Pada kesempatan terpisah, Kakanwil Kemenkuham Sulbar Parlindungan menyatakan bahwa dimulai dengan pembentukan merek kolektif, selanjutnya produk garam tersebut dapat dimintakan registrasi ke BPOM.

“Merek Kolektif bisa menjadi Langkah awal bagi permintaan keamanan kandungan produk garam Majene” ujar Parlindungan.

“Saya bahkan juga mendorong agar pemerintah daerah bisa bersinergi untuk penjajagan indikasi geografis terhadap garam tersebut mengingat tidak semua daerah bisa menghasilkan produk garam sebaik garam majene” lanjut Kakanwil dibawah kepemimpinan Menkumham Yasona H Laoly tersebut.

Perlu diketahui bahwa produksi garam Majene unggul karena air laut di wilayah Barene mempunyai salinatas yang baik untuk pembuatan garam. Kondisi ini tidak dimiliki oleh wilayah lainnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *