POLMAN – Korban penikaman bernama Wali Rola (56), warga Desa Battetangga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), akhirnya meninggal dunia, Senin (8/6/2026) malam.
Setelah sempat mendapat perawatan selama dua hari di RSUD Hajja Andi Depu Polewali. Korban mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 19.00 Wita setelah sempat menjalani operasi. Wali Rola mendapat luka tikaman sebanyak empat kali pada bagian perut dan luka di tangan.
Ia ditikam oleh pamannya berinisial AT (66) di Pasar Desa Battetangga, Kecamatan Binuang, pada Minggu (7/6/2026).
Jenazah korban tiba di rumah duka dan disambut isak tangis pihak keluarga serta lima anaknya. “Iya, korban meninggal dunia. Ada empat luka tusukan di badan, ada juga luka di tangan,” kata Kapolsek Binuang, Iptu Rahman, kepada wartawan.
Dia menyebut korban sempat menjalani perawatan dan operasi karena mengalami luka bagian dalam. Namun, korban kehilangan kesadaran dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.
Rahman mengimbau agar pihak keluarga menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial WR (56) menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) oleh AT (66) di Pasar Battetangga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (7/6/2026).
Ironisnya, informasi yang dihimpun dari polisi menyebut korban dan pelaku masih memiliki hubungan keluarga.
Usai kejadian, Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar melalui Polsek Binuang bergerak ke tempat kejadian perkara untuk mengamankan terduga pelaku.
Personel Polsek Binuang yang dipimpin Kapolsek Binuang IPTU H. Rahman, S.Sos., didampingi Pamapta Polres Polman IPDA Ahmad Yakin bersama personel gabungan Polres Polman segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan situasi.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku AT diduga melakukan penikaman terhadap korban WR menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka.
Korban segera dievakuasi oleh warga ke RSUD Andi Depu Polewali untuk mendapatkan penanganan medis.














