Polisi Diminta Selidiki Dugaan Penipuan Jual Beli HP Murah ‎Owner Kosmetik di Majene

  • Bagikan

MAJENE – Polisi diminta menyelidiki kasus dugaan penipuan berkedok jual beli handphone murah kembali marak terjadi di media sosial.

google.com, pub-7941799445187426, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Alasannya, puluhan warga di Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Majene, menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh seorang perempuan berinisial AJ, yang dikenal sebagai owner produk kosmetik lokal, Sabtu, (25/10/2025)

‎Belakangan, AJ diketahui beralih menjual handphone secara daring dengan iming-iming harga murah. Ia menawarkan produk melalui akun Facebook pribadinya dengan skema arisan dan kredit HP.

‎Menurut informasi yang dihimpun, AJ kerap mempromosikan iPhone dan berbagai jenis ponsel lain dengan harga tidak wajar. Dalam sehari, pelaku bahkan bisa menjual beberapa unit kepada pembeli dari Sulawesi Barat hingga luar daerah.

‎Namun, setelah para pembeli mentransfer uang, barang yang dikirim tidak sesuai dengan kesepakatan. Beberapa korban mengaku tidak pernah menerima barang meski sudah menunggu berbulan-bulan. Ada juga yang menerima barang rusak atau produk yang sama sekali berbeda.

‎Ironisnya, salah satu korban mengungkapkan bahwa ia memesan iPhone, namun justru menerima paket berisi body lotion racikan tanpa izin edar dari BPOM.

‎Beberapa korban juga menuturkan bahwa AJ kerap menghindar saat dikonfrontasi. Ia disebut sering memberikan berbagai alasan, mengaku sedang keluar kota, bahkan memblokir kontak korban yang menanyakan status pesanan atau meminta pengembalian uang.

‎Salah seorang korban, pemilik akun Facebook Santianna Kosmetik Viral, membagikan pengalaman pribadinya melalui unggahan yang kini viral di media sosial. Dalam unggahan itu, korban menceritakan bahwa dirinya memesan sebuah iPhone 11 Pro Max sejak April lalu, namun proses pengiriman penuh drama dan berlarut-larut.

‎“Awalnya saya masih berpikir positif, tapi setelah sebulan lebih menunggu, barang yang datang tidak sesuai janji. HP yang dikirim ternyata rusak dan jaringan IMEI-nya terblokir. Saat dikonfirmasi, penjual memberi banyak alasan dan menolak mengembalikan uang saya,” tulis korban dalam unggahan tersebut.

‎Korban juga menuturkan bahwa setelah terjadi kesalahpahaman berulang, AJ sempat menjanjikan penggantian unit baru, namun janji tersebut tak kunjung ditepati.

‎ “Sudah berkali-kali saya diminta sabar. Katanya barang mau dikirim ulang, tapi nyatanya tidak ada kejelasan. Setiap saya hubungi, nomornya susah diangkat, kadang malah diblokir,” tambahnya.

‎Unggahan tersebut langsung menuai banyak respons dari warganet. Sejumlah pengguna Facebook lain mengaku mengalami kejadian serupa, bahkan dengan modus dan pelaku yang sama.

‎Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat Majene. Para korban berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti dugaan penipuan tersebut agar tidak ada lagi korban berikutnya.

‎Hingga berita ini diterbitkan kilas-sulbar.id masih berupaya mengonfirmasi Owner berinisial AJ yang diduga terlibat penipuan jual beli HP murah.

‎Klarifikasi atau tanggapan dari pihak terkait akan dimuat dimedia yang sama dengan judul berita berbeda.

Penulis: Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, silahkan mengirim sanggahan dan/atau koreksi kepada Tim Redaksi sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui WhatsApp : 081952216997
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *