Majene – Himpunan Mahasiswa IPA (HIMA IPA) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kualitas sumber daya mahasiswa melalui pelaksanaan GENESIS (Generasi Sains) III yang berlangsung pada 3–4 April 2026 di kawasan Buttu Ciping, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar.
Kegiatan yang diikuti sebanyak 54 mahasiswa baru tersebut menjadi ruang pembinaan awal bagi kader HIMA IPA untuk mengenal dunia organisasi sekaligus membentuk karakter mahasiswa yang kritis, inovatif, dan memiliki semangat kebersamaan.
Mengusung tema “Merajut Sinergi untuk Melahirkan Generasi Intelektual, Inovatif, dan Berkarakter Unggul”, GENESIS III hadir dengan konsep yang lebih dekat dan adaptif terhadap pengalaman mahasiswa. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menghadirkan dosen sebagai pemateri utama, kali ini panitia melibatkan para senior dan kader organisasi untuk berbagi pengalaman langsung mengenai dinamika berorganisasi di lingkungan kampus.
Pendekatan tersebut dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih cair dan komunikatif, sehingga peserta lebih mudah memahami nilai-nilai kepemimpinan, solidaritas, serta pentingnya kolaborasi dalam organisasi mahasiswa.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III FKIP Unsulbar, Dr. Umar, S.Pd., M.Pd. Dalam pembukaannya, ia mengapresiasi konsistensi HIMA IPA dalam menghadirkan kegiatan kaderisasi yang tidak hanya berorientasi pada pengenalan organisasi, tetapi juga pembentukan mental dan karakter mahasiswa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua HMJ FKIP dan perwakilan BEM FKIP sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Ketua panitia, Hasrul dari Program Studi Pendidikan IPA angkatan 2024, menjelaskan bahwa GENESIS III dipersiapkan secara matang agar mampu menjadi wadah pembelajaran awal bagi mahasiswa baru dalam memahami pentingnya organisasi sebagai sarana pengembangan diri.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu membangun kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kerja sama tim melalui aktivitas organisasi.
“GENESIS ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk memahami arti kebersamaan, tanggung jawab, dan bagaimana membangun solidaritas dalam organisasi,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan, Risman Saputra, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Ia menilai para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti materi maupun kegiatan kebersamaan di lapangan.
“Kegiatan berjalan lancar dan peserta menunjukkan antusiasme serta kebersamaan yang baik selama mengikuti seluruh rangkaian acara,” katanya.
Selain sesi materi dan diskusi, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan penguatan karakter yang dirancang untuk melatih kekompakan, kepedulian, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan organisasi.
Suasana alam Buttu Ciping yang sejuk turut memberi pengalaman berbeda bagi peserta dalam membangun kedekatan emosional antaranggota. Momentum tersebut dimanfaatkan panitia untuk mempererat hubungan kekeluargaan di antara mahasiswa baru dan pengurus HIMA IPA.
Di akhir kegiatan, pengurus HIMA IPA berharap GENESIS III tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi mampu melahirkan kader-kader organisasi yang aktif, solid, dan siap memberikan kontribusi positif bagi kampus maupun masyarakat.
“Kami berharap anggota baru tetap aktif, menjaga kekompakan, dan mampu berkontribusi positif dalam organisasi ke depan,” pungkas pengurus HIMA IPA.













