Majene – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang baru dilantik, Dr. Nur Fitriayu Mandasari, S.E., M.M., langsung menyatakan kesiapannya untuk bekerja cepat tanpa menunggu masa adaptasi panjang.
Dalam keterangannya pada Senin (11/5/2026), Dr. Nur Fitriayu menegaskan bahwa dirinya akan segera melakukan akselerasi program kerja, terutama pada sektor yang bersentuhan langsung dengan pelayanan kampus dan kebutuhan mahasiswa.
Ia menyebut, fokus awal kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan sistem informasi sebagai langkah strategis mendorong efisiensi dan percepatan layanan.
Dr. Nur Fitriayu mengungkapkan, langkah pertama yang akan segera dilakukan adalah melakukan evaluasi dan peningkatan terhadap sistem informasi Unsulbar yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan akademik maupun administrasi.
Menurutnya, digitalisasi bukan hanya soal modernisasi, tetapi menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan kampus lebih cepat, transparan, dan terukur.
“Besok saya langsung ke Mamuju untuk urusan di Kementerian Hukum dan HAM. Prioritas kami adalah peningkatan digitalisasi pelayanan agar lebih optimal. Kami akan melakukan mapping kembali terhadap roadmap yang ada agar sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) universitas,” ujarnya.
Ia menilai, roadmap pengembangan sistem informasi harus kembali dipetakan agar selaras dengan target jangka panjang Unsulbar serta mampu menjawab kebutuhan stakeholder kampus, terutama mahasiswa.
Selain fokus digitalisasi, Dr. Nur Fitriayu juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan organisasi mahasiswa. Salah satu langkah krusial yang segera dituntaskan adalah finalisasi pembentukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tingkat Universitas.
Menurutnya, kehadiran BEM Universitas sangat penting sebagai wadah representasi mahasiswa yang lebih terstruktur dan strategis dalam pengembangan minat, bakat, serta aspirasi mahasiswa.
Ia menilai keberadaan BEM Universitas bukan hanya simbol kelembagaan, tetapi juga pilar penting dalam membangun iklim kampus yang demokratis dan aktif.
Terkait aspek legalitas organisasi mahasiswa (Ormawa), Dr. Nur Fitriayu menegaskan akan segera berkoordinasi dengan pejabat Pelaksana Tugas (Plt) sebelumnya untuk memastikan sejauh mana proses yang telah berjalan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh administrasi dan kelengkapan kelembagaan Ormawa sesuai aturan yang berlaku.
“Kami akan selidiki lagi kelengkapannya. Jika semua sudah siap, maka sesegera mungkin akan kami eksekusi di bawah arahan Bapak Rektor,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa percepatan pengesahan Ormawa dan BEM harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian agar tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari.
Dalam menghadapi berbagai keluhan mahasiswa terkait pelayanan fisik maupun non-fisik, Dr. Nur Fitriayu menekankan pentingnya kerja kolaboratif lintas bidang.
Ia menyampaikan bahwa persoalan mahasiswa seringkali tidak berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan bidang akademik (Bidang I) maupun bidang keuangan dan fasilitas (Bidang II).
“Kuncinya adalah koordinasi dan kolaborasi. Komunikasi antara ketiga bidang ini harus lancar di bawah arahan Rektor. Kami akan mengidentifikasi keluhan satu demi satu untuk menentukan prioritas mana yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat,” jelasnya.
Menurutnya, pola kerja berbasis prioritas sangat dibutuhkan agar permasalahan mahasiswa bisa diselesaikan secara bertahap namun nyata.
Menutup keterangannya, Dr. Nur Fitriayu menyampaikan harapannya agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai WR III dengan dukungan penuh dari seluruh elemen kampus.
Ia menegaskan, tugas tersebut merupakan amanah besar yang membutuhkan sinergi, komunikasi, serta kesamaan visi demi kemajuan Unsulbar.
Fokus utamanya, kata dia, adalah memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata, khususnya bagi mahasiswa sebagai pusat pengembangan perguruan tinggi.
Dengan semangat kerja cepat dan strategi berbasis digitalisasi serta penguatan organisasi mahasiswa, Dr. Nur Fitriayu optimistis mampu menghadirkan perubahan signifikan demi meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola kemahasiswaan di Universitas Sulawesi Barat.













