Peringati Harkitnas ke-118, Bupati Majene Ajak ASN Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa

  • Bagikan

Majene – Pemerintah Kabupaten Majene menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang dirangkaikan dengan Hari Kesadaran Nasional (HKN) Tahun 2026, Selasa (20/5/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, serta pengabdian aparatur negara dalam melayani masyarakat dan membangun daerah.

Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri, S.E., M.M., bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd., Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, H. Ardiansyah, S.STP, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengadilan Negeri Majene, Ketua Pengadilan Agama Majene, staf ahli bupati, para asisten Setda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, kepala bagian Setda dan Setwan DPRD Majene, Camat Banggae dan Banggae Timur, serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Majene.

Upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan petugas upacara yang berasal dari ASN Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Majene, yang menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Dalam amanatnya, Bupati Majene mengajak seluruh ASN untuk menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum refleksi terhadap perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan dan membangun negara yang berdaulat. Menurutnya, semangat kebangkitan yang diwariskan para pendahulu bangsa harus terus dijaga dan diwujudkan melalui kerja nyata dalam melayani masyarakat.

“Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui persatuan, kerja keras, dan semangat gotong royong. Sebagai aparatur negara, kita memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan itu melalui pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini berbeda dengan masa perjuangan dahulu. Jika para pendiri bangsa berjuang melawan penjajahan, maka generasi saat ini dihadapkan pada tantangan pembangunan, transformasi digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta persaingan global yang semakin ketat.

Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh aparatur pemerintah.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional sendiri memiliki makna historis yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Hari tersebut diperingati setiap tanggal 20 Mei untuk mengenang berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Organisasi yang didirikan oleh para pelajar School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA) itu menjadi tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional bangsa Indonesia.

Kehadiran Boedi Oetomo menandai perubahan besar dalam strategi perjuangan rakyat Indonesia. Jika sebelumnya perjuangan dilakukan secara kedaerahan dan bersifat fisik, maka melalui organisasi tersebut lahir gerakan yang lebih terstruktur dengan mengedepankan pendidikan, persatuan, dan kesadaran kebangsaan.

Atas peran pentingnya dalam sejarah bangsa, Hari Kebangkitan Nasional kemudian ditetapkan secara resmi oleh pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 dan terus diperingati setiap tahun sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan para pendahulu bangsa.

Selain upacara peringatan Harkitnas dan Hari Kesadaran Nasional, Pemerintah Kabupaten Majene juga melaksanakan kegiatan tambahan berupa penyematan penghargaan kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 Pemerintah Kabupaten Majene.

Penghargaan tersebut diberikan kepada peserta Diklatsar CPNS Angkatan I Tahun 2026 yang merupakan hasil kerja sama antara Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majene dengan Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Penyematan penghargaan menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap semangat dan dedikasi para CPNS yang telah mengikuti proses pendidikan dan pelatihan sebagai bekal dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Bupati berharap para CPNS mampu menjadi generasi ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan birokrasi modern.

“Kami berharap para CPNS yang telah menyelesaikan proses pelatihan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Majene,” kata Bupati.

Rangkaian kegiatan peringatan Harkitnas ke-118 kemudian ditutup dengan pelaksanaan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Mandar Majene. Kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raganya demi kemerdekaan bangsa Indonesia.

Suasana haru dan penuh penghormatan menyelimuti prosesi tabur bunga yang diikuti oleh jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda. Melalui kegiatan tersebut, semangat perjuangan para pahlawan diharapkan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kabupaten Majene tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah dan bangsa harus dibangun dengan semangat persatuan, kerja keras, disiplin, serta dedikasi yang tinggi. Dengan semangat kebangkitan yang terus terjaga, Pemerintah Kabupaten Majene optimistis dapat mewujudkan pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *