Dua Tim OPSI SMAN 1 Majene Lolos Seleksi Proposal, Siap Lanjutkan Penelitian Hingga Tingkat Nasional

  • Bagikan

MAJENE – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa UPTD SMAN 1 Majene. Dua tim yang mewakili sekolah tersebut berhasil lolos dalam tahap seleksi proposal pada ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tahun 2026, sebuah kompetisi penelitian bergengsi bagi pelajar jenjang SMA/SMK/MA/MAK sederajat di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, sebanyak empat tim OPSI dari SMAN 1 Majene ikut ambil bagian dalam kompetisi yang menuntut kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan melakukan riset ilmiah tersebut. Masing-masing tim terdiri atas dua orang siswa yang berperan sebagai ketua dan anggota tim.

Dalam pelaksanaannya, OPSI memberikan kesempatan kepada peserta untuk memilih salah satu dari tiga bidang penelitian, yakni Matematika, Sains, dan Teknologi, Ilmu Sosial dan Humaniora, serta Fisika Terapan dan Rekayasa.

Ajang ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, dimulai dari penyusunan proposal penelitian, pelaksanaan penelitian, hingga tahap final berupa presentasi hasil penelitian di hadapan dewan juri.

Hasil reviu proposal penelitian diumumkan secara daring pada 6 April 2026 melalui akun masing-masing tim peserta. Dari empat tim yang dikirimkan SMAN 1 Majene, dua tim berhasil melaju ke tahap penelitian.

Dua tim tersebut adalah Tim Bioforce, yang diperkuat oleh Fadya dari kelas XI Siasayangngi bersama Uways Al Qarny dari kelas XI Sipakaraya. Selain itu, ada Tim Insight yang beranggotakan Miftahul Jannah dari kelas XI Sipakalaqbi dan Latifa Azzahra dari kelas XI Siasayangngi.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa budaya penelitian di lingkungan SMAN 1 Majene terus berkembang. Di tengah tuntutan pendidikan abad ke-21 yang menekankan kemampuan berpikir analitis, inovatif, dan pemecahan masalah, para siswa mampu menunjukkan bahwa mereka tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga dalam menghasilkan gagasan yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tahapan berikutnya tentu menjadi tantangan yang lebih besar. Kedua tim yang dinyatakan lolos akan melaksanakan penelitian secara intensif selama periode April hingga Agustus 2026. Hasil penelitian tersebut nantinya akan menjadi dasar penilaian untuk menentukan tim yang berhak melaju ke tahap final OPSI tingkat nasional.

Partisipasi dan capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani terjun ke dunia riset sejak dini. Melalui penelitian, peserta didik tidak hanya belajar menemukan solusi atas berbagai persoalan di sekitarnya, tetapi juga mengasah keterampilan kolaborasi, komunikasi ilmiah, serta integritas akademik.

Keberhasilan Tim Bioforce dan Tim Insight juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMAN 1 Majene. Dukungan dari guru pembimbing, pihak sekolah, serta orang tua diharapkan mampu menjadi motivasi tambahan agar kedua tim dapat menyelesaikan penelitian dengan baik dan meraih hasil terbaik pada tahapan selanjutnya.

Kini, harapan besar masyarakat Majene tertuju kepada para peneliti muda tersebut. Dengan semangat, kerja keras, dan inovasi yang dimiliki, bukan tidak mungkin mereka akan kembali mengharumkan nama sekolah dan daerah di kancah nasional melalui OPSI 2026.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *