MAMASA – Setelah terputus selama kurang lebih 24 jam, poros penghubung Kabupaten Mamuju-Mamasa, Sulawesi Barat, akhirnya bisa dilalui pada Minggu (31/10/2021).
Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat menyebabkan sejumlah titik di poros Mamuju-Mamasa terputus.
Material longsor menimbun badan jalan menyebabkan kendaraan tak dapat melintas. Setidaknya ada tujuh titik longsor sepanjang poros Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Mamasa.
Namun ada tiga titik longsor terparah. Titik longsor itu berada di poros antara Desa Malatiro dan Desa Tampakkurra, Kecamatan Tabulahan.
Tebing longsor di sisi kanan jalan dari arah Mamasa setinggi kurang lebih 30 meter.
Material longsor setinggi kurang lebih tiga meter dengan panjang diperkirakan 40 meter menutup badan jalan.
Material longsor berupa tanah merah dan batang kayu melintang, menyebabkan pengendara motor terpaksa menggotong motornya agar bisa melintas.
KBO Satlantas Polres Mamasa, Ipda A. Khaerul mengatakan, hujan deras pada Jumat (29/10/2021) pukul 11.00 hingga 02.00 Wita dini hari menyebabkan longsor.
“Akibat longsor, pengendara terpaksa gotong-royong mengangkat motornya. Untuk mobil belum bisa lewa,” ungkap A. Khaerul, siang tadi.
Dari pantauan Jurnalis, dua alat berat berupa Lauder dan Glider dikerahkan membersihkan jalan.
Satu alat berat mengalmi kerusakan di titik pertama dari arah Kecamatan Buntumalangka. Hingga pukul 16.00, akses jalan belum bisa dilalui.
Tingginya curah hujan menjadi kendala bagi pihak Balai Jalan Nasional membersihkan material longsor.
Karena tidak bisa dilalui, puluhan mobil dari arah berlawanan terpaksa menunggu hingga jalan bisa dilalui.
Bahkan sebagian kendaraan dari arah Mamasa menuju Mamuju terpaksa balik arah melalui jalur Mamasa-Polewali.
Seorang pengendara truk, Luther mengatakan, ia terpaksa menunggu berjam-jam hingga kendaraan bisa tembus.
“Dari jam 11 saya sudah ada di sini, sampai sekarang belum bisa tembus. Sebagian teman-teman terpaksa berbalik arah,” ungkap Luther Sabtu (30/10/2021) sore tadi.














